Waspadai dan Segera Perbaiki Titik-Titik Rawan Bocor di Rumah Sebelum Musim Hujan Datang

Memasuki musim pancaroba, hujan sudah mulai sering turun. Bahkan, tidak jarang hujan turun dengan sangat deras. Tentunya, selain menjaga kesehatan, ada hal lain yang harus diperhatikan, yaitu titik-titik rawan bocor yang biasanya jadi pekerjaan ekstra saat memasuki musim penghujan.

Bocor di Rumah

Sebaiknya, segera cek titik-titik rawan bocor tersebut, selagi musim pancaroba ini. Pasalnya, masih ada panas matahari yang akan membantu pekerjaan waterproofing membran cepat selesai juga. Jika terlambat, siap-siap saja kerepotan saat nanti sudah benar-benar masuk musim hujan.

Berikut ini adalah beberapa titik rawan bocor di rumah dan sebaiknya segera diperiksa dan diperbaiki dari sekarang.

Genting Pecah

Kebocoran rumah pada saat musim hujan memang identik dengan kerusakan genting. Oleh karena itu, pastikan kondisi genting di atap tidak ada yang retak pecah atau bahkan bolong. Segera perbaiki genting yang rusak atau bocor. Jika masih memungkinkan, bisa saja menggunakan adukan sement.

Tapi untuk lebih mudah dan efektif, atau jika sudah bolong, maka sebaiknya genting lama langsung diganti genting yang baru. Jangan lupa tambahkan sika waterproofing pada saat cuaca cerah, agar waterproofing bisa kering sempurna dan bekerja optimal melindungi dari kebocoran.

Nok Pegangan Genting

Nok pegangan genting juga merupakan salah satu titik rawan penyebab kebocoran di rumah. Biasanya, bagian ini menjadi pecah dan rusak seiring waktu. Solusinya tentu saja dengan melapisi nok dengan adukan semen yang baru.

Pastikan nok terpasang kembali dengan sempurna. Yang paling penting, nok harus kering dan jangan sampai retak-retak. Penambahan bahan waterproofing bisa dilakukan pada saat nok sudah kering. Jangan paksakan jika cuaca mendung, sebaiknya aplikasikan bahan waterproofing saat kondisi cuaca benar-benar cerah dan kelembapannya rendah.

Bagian Talang Air

Bagian talang air merupakan salah satu titik rawan bocor di rumah, baik talang air dari beton ataupun dari karet. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan lapisan waterproofing. Walaupun demikian, pastikan terlebih dahulu besarnya keretakan pada talang air. Gunakan polyester mesh untuk retak kecil dan batuband untuk retak besar sebagai tambalannya.

Lapisi terlebih dahulu dengan semen sebelum mengaplikasikan waterproofing membrane. Pastikan permukaannya kering, bersih dan rata, agar pengaplikasian waterproofing bisa optimal.

Lantai Balkon

Bagi Anda yang memiliki balkon pada hunian, jangan salah loh, tidak jarang lantai balkon juga menjadi penyebab kebocoran. Khsususnya melalui rembesan pada lantai balkon. Air hujan yang tertampung pada lantai balkon, bisa bocor ke lantai bawah jika air tidak mengalir dengan baik, serta terdapat retakan pada lantai balkon.

Oleh karena itu, pastikan juga kondisi lantai balkon baik, tidak ada retakan rambut serta air dapat mengalir pada daerah yang lebih rendah dan tidak tergenang pada permukaan balkon. Tentu saja untuk memastikan tidak terjadi kebocoran, ada baiknya lapisi permukaan yang sering terkena siraman air seperti balkon dan kamar mandi dengan sika waterproofing.

Selain Titik Bocor, Perhatikan Juga Penyebab Banjir

Selain titik-titik rawan bocor, patut diperhatikan juga hal-hal di sekitar rumah yang mungkin menyebabkan banjir. Seperti keadaan selokan di sekitar rumah serta bagian-bagian rumah yang lebih rendah. Pastikan tempat-tempat yang sering terkena curah hujan airnya dapat mengalir dengan lancar dan tidak sampai tergenang.

Karena genangan air bisa sangat mengganggu kenyamanan penguni rumah. Bukan saja akan menyebabkan kebocoran jika berada di tempat tinggi, juga bisa menyebabkan kecelakaan (terpeleset) jika di tempat yang sering digunakan beraktivitas, dan bisa menjadi sumber penyakit jika berada di tempat kotor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *