Solusi Ampuh Tuntaskan Kamar Mandi Sering Rembes

Ruangan lembab dengan bekas rembesan air di dinding tentu tidak sedap dilihat. Biasanya hal tersebut diekspetasi akan terjadi pada kamar mandi. Dan untuk alasan yang kuat, kamar mandi adalah area yang paling sering basah karena menggunakan air untuk kesehariannya. Namun, tetap saja, dindin yang membekas seperti rembasan air tidak bisa ditolerir, bahkan di kamar mandi sekalipun.

Kamar Mandi

Solusi Masalah Air merembas di Kamar Mandi

Wajar saja kamar mandi lembab karena penggunaa air diruangan tersebut yan terbilang sering. Kalau sudah ada dinding yang terus-menerus membekas adanya rembesan air, penanganan segara dibutuhkan. Karena kalau dibiarkan maka bisa berkembang jadi masalah yang lebih parah. Bisa ada jamur, dinding yang rontok dan palisan yang terkelupas. Cegah masalah yang menyebabkan kamar mandi tidak nyaman untuk digunakan karena rembasan air, dengan 5 cara mudah berikut. .

1. Periksa kebocoran Dari Atap

Kalau kamar mandi bermasalah karena adanya rembesan air. Hal utama yang perlu dilakukan adalah memeriksan dimana pusat rembesan tersebut. Ada beberapa opsi yang bisa dijadikan alasan untuk kebocoran. jadi harus menelusuri pipa dan area yang lembab dan membuat perkiraan. Paling sering ada pipa yang bocor, atau ada kesalahan dalam pembangunan dak diatas yang menyebabkan air merembas. Tangani kebocoran dengan melakukan penambalan pada pipa. Sebagai pelindung tambahan gunakan jasa waterproofing membrane untuk memeriksa bagian atap dan memastikan tidak ada celah air dari atas.

2. Lapisan Waterproofing

Menghadari musim hujan banyak yang bersiap-siap dengan memperhatikan bagian rumah. Seringkali juga mengundang jasa waterproofing Jakarta terpecaya untuk memeriksa ulang dan melakukan pelapisan ulang pada bagian yang ada bekas rembesannya. Ada campuran waterproofing yang bisa diaplikasikan secara samar pada dinding atau ada juga yang harus dicampurkan dengan gabungan semennya. Lakukan apa saja asalkan ruangan bisa kering tanpa ada bekas rembesan,

3. Cat Epoxy

Memiliki fungsi yang sama dengan waterproofing. Cat epoxy lebih mudah digunakan, terutama yang berbentuk seperti cat spray. Dengan menggunakannya pada bagian yang jadi sumber rembesan maka bagian tersebut akan menjadi kuat. Tanpa ribet dan berbekal beberapa kaleng akan bisa mengemembalikan kekuaan area kamar mandi dari rembesan air.

4. Plester Ulang

Untuk memastikan tidak ada rembesan lagi, buat pengaplikasian yang benar. Bagian dinding yang sudah rusak dan terkelupas lebih baik dicopot semuanya untuk dapat diaplikasian ulang plester ulang. Cara ini terbulti ampuh mengembalikan dinding kembali seperti semula. Untuk memberikan perlindungan ganda bisa saja setelah melakukan plester baru kemudian diikuti dengan pleapisan anti air dan rayap. Jadi kekuatannya jadi lebih bukan hanya dari plester saja.

5. Gunakan Wallpaper Anti Air

Setelah sumber rembesan teratasi, saatnya untuk menutup bagian yang terlihat bekas rembesannya. Singkatnya bisa saja mencat ulang bagian yang tidak sedap dipandang. Namun bisa juga menggunakan opsi lain yanglebih cantik dengan menggunakan wallpaper. Eits, pelapis dinding ini tidak hanya terbuat dari kertas saja. Ada juga loh yang memiliki lapisan anti air. Selain bisa menutup dinding yang bermasalah bisa juga memberikan kekuatan yang diperlukan dinding dari masalah dimasa yang akan datang.

Ada banyak cara menyelesaikan masalah air rembesan pada kamar mandi. Menyiasati interior dengan tambahan perlindungan ektra seperti anti slip dan anti air. Kamar mandi selain jadi sehat dipandang juga material handal yang cocok untuk menghalau kelembaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *