Jangan Pakai Waterproofing Abal-Abal, Jika Tak Ingin Ini Terjadi

Percaya atau tidak, banyak orang mengabaikan betapa pentingnya pelapis anti bocor atau waterproofing dalam bangunan rumahnya. Alhasil dipilihlah jenis abal-abal yang pastinya memiliki ketahanan di bawah rata-rata yang menyebabkan banyak masalah. Beberapa diantaranya bahkan membuat rumah jadi rawan rusak, apa saja masalah tersebut dan bagaimana mengantisipasinya?

Waterproofing

Hindari Dampak Buruk, Pakai Waterproofing Berkualitas

Kawasan yang biasanya memakai waterproofing dak beton atau jenis pelapis anti air lainnya adalah atap, dinding kamar mandi, kolam renang dan dinding pembatas ruangan. Jika hanya dilapisi jenis murahan maka yang terjadi adalah kebocoran, keretakan, mudah hancur, dan harus dilakukan berulang-ulang. Akibatnya biaya perawatan rumah jadi tinggi dan menjadi beban tambahan bagi Anda.

  • Kebocoran

Ini merupakan hal yang paling sering terjadi jika Anda memakai waterproofing abal-abal. Apalagi jika sudah masuk musim penghujan. Kebocoran terjadi akibat lapisan anti air yang sangat tipis, sehingga ketik terkena air mudah meleleh atau tergerus oleh air. Hal ini disebabkan komposisi dari lapisan tersebut yang tidak maksimal.

  • Keretakan

Pernah melihat dinding rumah yang retak basah? Atau atap yang retak lalu ada rembesan airnya? Salah satu penyebabnya adalah kesalahan memilih waterproofing, baik itu jenisnya maupun kualitasnya sebab selama Anda memilih waterproofing integral atau jenis lain dengan kualitas terbaik maka keretakan tidak akan terjadi. Kondisi ini jika dibiarkan akan membuat masalah semakin besar yaitu beton menjadi roboh dan pastinya Anda tak ingin hal itu terjadi bukan?

  • Mudah Hancur

Beton rumah yang mudah hancur saat dipaku, atau atap beton yang rusak saat dipijak selain karena campuran beton yang tak tepat juga bisa terjadi akibat pengaplikasian waterproofing abal-abal dimana dia akan membuat komposisi semen menjadi berubah dan rentan rusak.

  • Harus Dipakai Berulang

Ini merupakan hal yang sering dialami pemilik hunian ketika memutuskan menggunakan waterproofing dak beton murahan. Memang saat dipakai bisa menahan air, namun jangka waktu ketahanannya sangat pendek, sehingga harus dilakukan lagi dan lagi. beda dengan penggunaan waterproofing berkualitas, cukup sekali saja maka beton akan kokoh sempurna.

Begini Cara Memilih Dan Menggunakan Waterproofing Yang Benar

Cara memilih waterproofing integral atau jenis pelapis anti bocor lainnya yang benar adalah memastikan komposisi cairannya lebih banyak ketimbang semen, sehingga mudah saat dipakai pada semua kawasan rumah. Selanjutnya pilih yang berbahan dasar semen, bukan acrylic, karena semen memiliki ketahanan lebih lama.

Sedangkan untuk menggunakannya lebih baik saat pertama kali membangun rumah, ketika pengecoran sudah kering, lapisi langsung dengan waterproofing karena kedua lapisan tersebut akan lebih menyatu sempurna. jika dilakukan setelah terjadi kebocoran, maka kebanyakan hasilnya tidak akan maksimal dan pengguna harus sering melakukan paling tidak tiga bulan sekali.

Sangat terlihat bahwa penggunaan waterproofing abal-abal hanya akan membuat Anda kerja dua kali dalam upaya menjaga ketahanan beton pada bangunan rumah bukan? Jadi bagi yang masih dalam tahap membangun, alangkah baiknya langsung menggunakan pelapis tahan bocor berkualitas agar tidak membebani anggaran dan waktu dikemudian hari hanya untuk menggunakan waterproofing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *